Tanah Longsor Timpa Mobil dan Rumah di Jalinsum Tarutung-Sibolga,3 Orang Meninggal Dunia dan 1 Luka Berat.

Tanah Longsor Timpa Mobil dan Rumah di Jalinsum Tarutung-Sibolga,3 Orang Meninggal Dunia dan 1 Luka Berat.
SHARE
115 views

 

taput.tapanuli.goosela.co.id

Hujan deras berkepanjangan mengakibatkan bencana longsor terjadi di 3 titik di jalan Lintas Sumatera Tarutung-Sibolga,tepatnya di dusun Pagaran Pisang Desa Sibalanga dan Dusun Parsikaman Desa Pagaran lambung 1 Kecamatan Adiankoting Taput mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas dari Taput menuju Tapanuli Tengah dan sebaliknya.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H, S.I.K melalui kasi humas Aipda W. Baringbing kepada Media ini membenarkan peristiwa tersebut.

Dijelaskan,longsor terjadi pada hari Sabtu 3/2-2024 sekira pukul 17.30 wib menimpa 7 unit mobil yang sedang melintas menuju kabupaten Tapteng, 1 mobil diantaranya terseret ke sungai dan mengakibatkan 3 orang penumpang di dalamnya yang merupakan satu keluarga meninggal dunia.

Ke 7 mobil tersebut yaitu,1 unit mobil Truck Fuso , 1 unit mobil mitsubishi L300, 4 unit mobil pribadi jenis Toyota Avanza dan suzuki Ertiga serta 1 unit mobil penumpang angkutan umum.

Suzuki Ertiga Terseret ke Sungai Mengakibatkan 3 Meninggal Dunia.

Korban meninggal dunia dalam peristiwa itu adalah suami istri dan anaknya yang berada di mobil Suzuki Ertiga yaitu, LG (28),MG (29) dan anak nya UG ( 1,4 Balita ) warga Jl. TB. Simatupang Kecamatan Medan Sunggal, Medan.

Dalam mengatasi kejadian tersebut,petugas Kepolisian,TNI bekerjasama dengan Pemkab Tapanuli Utara dan Pemkab Tapteng menurunkan 2 unit alat berat.

Sekitar pukul 23.00 wib, mobil bisa di evakuasi dari timbunan tanah longsor serta mobil yang terseret ke sungai bisa di keluarkan dan mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat.

Keterangan yang diperoleh petugas Kepolisian di lokasi kejadian, longsor terjadi diakibatkan curah hujan tinggi,mulai siang hingga malam hari.

Pertama sekali terjadi longsor di Km 25 Desa Pagaran Pisang yang menutup seluruh jalan.
Ke 7 mobil yang mau melintas menuju kabupaten Tapanuli Tengah ( Tapteng ) berhenti di pinggir jalan menunggu adanya perbaikan jalan dan para sopir serta para penumpang turun dari mobil dan beristirahat di sebuah warung dekat lokasi kejadian sehingga selamat dari timbunan longsor.
Namun,penumpang (korban meninggal dunia) yang ada di Mobil Suzuki Ertiga tidak keluar dan bertahan di dalam mobil.

Sekitar 1 jam berhenti, tiba-tiba gunung yang di sebelah kanan kembali longsor dan langsung menimpa ke 6 mobil serta mendorong 1 unit mobil ke sungai yang ada di bawah jalan.

Selain ke 7 mobil,1 unit rumah milik S.M (53) juga turut tertimpa tanah, dan pemilik rumah yaitu S.M ( 53 ) mengalami luka berat dan telah dirawat di rumah sakit Sibolga.

“Informasi terkini,arus lalu lintas masih tetap satu arah karena timbunan tanah longsor masih belum sepenuhnya bersih” tandas Baringbing.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *