Perampok Mengaku Anggota Polisi, 2 Warga Siantar Diciduk Satreskrim Polres Tapanuli Utara.

Perampok Mengaku Anggota Polisi, 2  Warga Siantar Diciduk Satreskrim Polres Tapanuli Utara.
SHARE
160 views

 

taput.tapanuli.goosela.co.id

Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Utara Polda Sumut menangkap 2 orang pelaku perampokan berkedok anggota Polisi.
Kedua pelaku yaitu Bagindo Sinaga (29) dan Erwin Sihotang (25) keduanya adalah warga Pematang Siantar Sumut.

Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H, melalui kasat reskrim AKP Zuhatta Mahadi, S.T.K dalam keterangan Pers nya mengungkapkan, bahwa kedua pelaku diringkus dari tempat persembunyiannya di Siantar, pada hari Senin 21 Agustus 2023.

Penangkapan terhadap kedua tersangka dilakukan berdasarkan laporan Daniel Ganda Tua Banjarnahor (30) warga desa Parik Sabungan, Kecamatan Siborong-borong,Kab Taput.

Dalam laporan korban yang di terima tanggal 11 agustus 2023 yang lalu, korban yang kesehariannya adalah supir Truk yang membawa kayu Ekaliptus ke PT.TPL Porsea.

Jumat 11 Agustus 2023, Sekira pukul 02.00 wib dini hari, korban menghentikan truk yang dikemudikannya di pinggir jalan, tepatnya Jalinsum depan Kampus Unita Silangit Siborong-borong untuk beristirahat dan tidur di dalam mobil.

Baru sekitar 15 menit tertidur, tiba-tiba kedua tersangka yang mengaku anggota Polisi menggedor-gedor pintu mobil korban dan meminta supaya pintu mobil di buka.

Setelah pintu mobil dibuka, kedua pelaku langsung  masuk lalu menodongkan pistol mainan kepada korban dan mengatakan ” Angkat tangan keluarkan dompet dan HP, kami Polisi, kamu membawa Narkoba”

Korban pun terkejut dan ketakutan sehingga mengeluarkan dompet nya , selanjutnya pelaku mengambil dompet, uang serta HP dan langsung meninggalkan korban dan melarikan diri.

“Hasil laporan dan penyelidikan, Tim berhasil mengantongi identitas tersangka dan unit reaksi cepat langsung melakukan pengejaran ke siantar dan meringkus kedua tersangka di tempat persembunyian nya” terang Zuhatta.

Setelah diperiksa secara intensive di unit Reskrim,kedua tersangka mengakui bahwa telah 2 kali melakukan perampokan bermodus mengaku anggota Polisi agar aksinya lancar.

Pengakuan kedua tersangka, pertama sekali melakukan aksinya di Silangit Taput dan berhasil menyikat uang senilai Rp 1.400.000 ( Satu Juta Empat Ratus Ribu Rupiah).

Kedua kalinya dari kecamatan laguboti Kabupaten Toba dan berhasil menggasak uang senilai Rp 7.000.000 (Tujuh Juta Rupiah).

Saat ditangkap ,Tim mengamankan barang bukti yaitu 1 unit Mobil Calya Warna Hitam BK 1129 WAE (Kendaran yang digunakan),1 buah Pistol /Senjata Mainan dan 1 buah Handphone merek Redmi 10 C.

“Kedua tersangka sudah resmi ditahan dan dikenakan melanggar pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara” Pungkas Zuhatta.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *