Cabuli Siswi SMP, Sopir Truk Diciduk Sat Reskrim Polres Taput.

Cabuli Siswi SMP, Sopir Truk Diciduk Sat Reskrim Polres Taput.
SHARE
159 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id

Berbuat cabul terhadap seorang siswi SMP, pemuda berprofesi sebagai supir truk inisial IMP (19) ditangkap Satreskrim Polres Taput.

IMP (warga Taput) di tangkap karena nekat menyetubuhi korban seorang anak dibawah umur berinisial AF(14,warga Taput) yang masih berstatus pelajar kelas IX SMP.

Korban AF, kepada petugas mengakui telah tiga kali melakukan persetubuhan badan dengan tersangka selama bulan mei dan bulan juni 2023.

Kapolres Taput AKBP. Johanson Sianturi, S.I.K, M.H, melalui kasat reskrim Iptu Zuhatta Mahadi, S.T.K, membenarkan hal tersebut.

Dikonfirmasi Media ini,Zuhatta lebih rinci menjelaskan, tersangka IMP di tangkap hari Senin, 12 Juni 2023.

Penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan laporan orang tua korban yaitu DMP ke Polres Tapanuli Utara, Minggu 11 juni 2023.

Dalam laporan nya, orang tua korban DMP mengetahui persetubuhan tersebut dari salah seorang keluarga nya yang berinisial EH yang menerima sebuah video persetubuhan antara tersangka dengan korban melalui aplikasi WA.

Kemudian EH menghubungi si pengirim Video namun si pengirim tidak aktif lagi,kemudian EH melaporkan kejadian tersebut kepada ibu korban.

Mengetahui hal tersebut, ibu korban mencoba membujuk anak nya untuk jujur menceritakan kejadian tersebut .

Korban lalu menceritakan bahwa dirinya telah di bujuk rayu oleh tersangka agar mau melakukan persetubuhan.
Mendengar pengakuan putrinya,sang ibu bersama korban melapor ke Polres Taput.

Tersangka diperiksa di Unit PPA Polres Taput.

Saat diperiksa di unit PPA Polres Taput, korban menceritakan awal perkenalan mereka melalui Medsos FB sekitar bulan mei 2023 dan hubungan berlanjut melalui pesan messenger lalu saling tukar nomor HP.

Pertengahan bulan mei 2023, tersangka menghubungi korban dan mengajak jalan- jalan saat malam hari dan mereka berdua sepakat.

Dengan membawa Mobil truk, tersangka membawa korban untuk makan jajanan malam.

Dengan bujuk rayu,malam itu tersangka mengajak korban untuk bersetubuh di dalam mobil truk nya,awal nya korban tidak berkenan namun karena terus di rayu,korban akhirnya pasrah disetubuhi.

Perbuatan aib tersebut terulang kembali di bulan juni 2023,persetubuhan dilakukan dua kali di dalam mobil truk yang sama.

“Atas perbuatannya, tersangka di kenakan melanggar pasal 76 e yo pasal 82 ayat dan atau pasal 76 d yo pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI no 1 tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun”jelas Zuhatta.

G-BOBLUIS 

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *