Seorang Oknum Polisi Pengguna Narkoba dan 2 Pengedar Ditangkap Satuan Narkoba Polres Taput.

Seorang Oknum Polisi Pengguna Narkoba dan 2 Pengedar Ditangkap Satuan Narkoba Polres Taput.
SHARE
430 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id

Satuan Narkoba Polres Tapanuli Utara berhasil mengamankan 1 orang oknum Polisi yang ketahuan menggunakan Narkoba jenis Sabu-sabu dan 2 orang pengedar.

Ketiga tersangka yaitu Bripka JBS (37) bertugas di Polsek Sipahutar Tapanuli Utara,Huala Joy Siahaan (34) warga Aek Bolon Desa Aek Bolon Jae Kecamatan Balige Kabupaten Toba dan Lala Amelia (19) warga Desa Pekan Bahapal Serbelawan Kecamatan Bandar Haluan Kabupaten Simalungun.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi S.I.K, M.H, melalui kasi humas IPDA Gaung Wira Utama S.T.Rk kepada Media ini mengungkapkan, ke 3 nya berhasil diamankan hari Sabtu 18 Maret 2023 dari tempat yang berbeda.

Gaung menjelaskan, orang pertama yang diamankan yaitu Bripka JBS dari depan kantor Polsek Sipahutar di tempatnya bertugas sekira pukul 13.00 wib.

Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik klip bening berisi serbuk Kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat 0,7 Gram,(satu) buah pipa kaca berisi serbuk diduga narkotika jenis sabu, 1(satu) buah pipa kaca kosong, 1(satu) buah bong alat isap sabu dan 1(satu) buah mancis warna merah yang dihubungkan dengan jarum suntik dari dalam tas sandang miliknya.

Hasil pemeriksaan, Bripka JBS mengakui bahwa narkoba tersebut dimilikinya berasal dari kedua orang lain nya yaitu HJS dan LA.

“Dari keterangan JBS, tim opsnal narkoba mengejar HJS dan LA dan berhasil mengamankan keduanya dari desa Tangga Batu Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba,hari itu juga sekira pukul 19:00 Wib”kata Gaung.

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang bukti berupa 1(satu) buah plastik klip bening berisi serbuk narkotika jenis sabu ( berat bruto 5,43 gram), 1 (satu ) unit handphone merek Nokia warna hitam ,1 (satu unit handphone merek Oppo warna hitam, 1 ( satu ) unit sepeda motor merek Honda Supra 125 tanpa nomor Polisi.

Selanjutnya tim opsnal narkoba memboyong keduanya ke polres Tapanuli Utara untuk pemeriksaan dan pengembangan.

Menurut Gaung,keberhasilan Tim opsnal Sat Narkoba dalam mengamankan ke 3 orang pelaku adalah merupakan informasi dari masyarakat.

“Kita tidak pandang bulu siapa yang menjadi pelaku. Baik itu anggota Polri akan tetap kita kikis habis,apalagi seorang anggota Polri yang terlibat dalam penggunaan dan peredaran Narkoba tidak akan diberikan ampun. Proses hukum tetap sama dan akan dilanjutkan hingga ke persidangan,” Ujar Gaung.

Ketiga tersangka masih di proses di Sat Narkoba untuk pengembangan lebih lanjut. Bripka JBS di tetapkan sebagai tersangka sesuai pasal 112 ayat 1 subs pasal 127 ayat 1 huruf a UU no. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.

Sebelum Bripka JBS di tetapkan sebagai tersangka, mengingat barang bukti Narkoba hanya 0,7 gram, terlebih dahulu dilakukan Assesment di kantor BNNK Simalungun yang dihadiri oleh Jaksa, tim medis, BNNK dan Sat narkoba Polres Taput.

“Hasil Assesment, terhadap tersangka JBS tidak layak untuk dilakukan rehabilitasi dan proses hukumnya harus dilanjutkan ke Persidangan.Sedangkan untuk kedua orang lagi yaitu HJS dan LA saat ini masih pemeriksaan intensif di unit narkoba untuk menggali keterangan yang lebih dalam” Pungkas Gaung.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *