Pastikan Aktivitas Terhenti,Dinas Lingkungan Hidup Taput Razia Pembalak Liar di Dolok Martimbang.

Pastikan Aktivitas Terhenti,Dinas Lingkungan Hidup Taput Razia Pembalak Liar di Dolok Martimbang.
SHARE
199 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id

Adanya aktivitas penebangan kayu alam tanpa izin di Desa Parbubu Dolok kecamatan Tarutung Taput sudah sangat meresahkan dan menjadi perhatian pemerintah maupun pemerhati lingkungan dan masyarakat,
Selain merusak lingkungan juga berpotensi menjadi sumber bencana alam

Menyikapi hal tersebut,Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun langsung dan melaksanakan razia di lokasi penerbangan kayu yang berada di lereng Dolok Martimbang di wilayah Desa Parbubu Dolok kecamatan Tarutung Taput,Rabu 1-2/2023.

Razia dipimpin oleh Kadis Lingkungan Hidup Heber Tambunan didampingi Kasat Pol PP Rudi Sitorus bersama anggotanya dan kabid Penaatan dan Pentaatan PPLH Cardo Simanjuntak bersama stafnya.

Terkonfirmasi Media ini di lokasi, Heber Tambunan menjelaskan,sebelumnya telah dua kali mengirimkan surat untuk pemberhentian aktivitas penebangan kayu kepada pengusaha berinisial DS .

“Kita turun ke lokasi adalah untuk melaksanakan razia dan untuk memastikan aktivitas sudah terhenti, dan syukurlah pengusaha tersebut sadar dan telah menghentikan aktivitasnya” ucap Heber.

Dinas Lingkungan Hidup bersama Satpol PP Taput Razia Pembalakan Luar di Lereng Dolok Martimbang.

Dikonfirmasi mengenai Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup.

“Kita tidak pernah mengeluarkan Rekomendasi Dokumen Lingkungan atau SPPL dengan menimbang kemiringan dan berada di lereng gunung yang pastinya berpotensi terjadinya longsor dan banjir”jawab Heber.

Selain tidak adanya SPPL,banyak masyarakat setempat yang tidak setuju dan keberatan adanya penebangan kayu tersebut.

“Kita akan tetap awasi,apabila nantinya masih ada aktivitas penebangan kayu kita temukan di lokasi ini, kita pastikan akan ditindak tegas” Pungkas Kadis LKH Heber Tambunan.

Pantauan Media ini, pengusaha, pekerja dan alat berat maupun peralatan pemotong kayu sudah tidak ada di lokasi,namun kondisi lingkungan yang ditinggalkan sangat memprihatinkan.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *