Kontraktor Proyek Jalan Hotmix di Terminal Tarutung Cidera Janji,Kadis PUPR Taput” Kita Pastikan di Sangsi “.

Kontraktor Proyek Jalan Hotmix di Terminal Tarutung Cidera Janji,Kadis PUPR Taput” Kita Pastikan di Sangsi “.
SHARE
392 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id.

Proyek Rekonstruksi jalan Hotmix Terminal Tarutung berbiaya Rp.434.292.000, – dengan Volume Hotmix 9M x 7 M +44 x 15 M +70 M x 6 M, dikerjakan oleh CV. Nabaru Tama, bersumber dari P-APBD/2022 dengan masa pengerjaan 55 Hari kalender (26 September S/D 19 Desember 2022).

Hari ini,Senin 19 Desember 2022 seharusnya masa pengerjaan jalan Hotmix tersebut telah selesai/finishing.

Foto lokasi tanggal 20-12/2022.

Investigasi Media ini di lokasi menemukan kondisi pengerjaan masih jauh dari kata selesai atau finishing.

Kadis PUPR Taput Dalan Simanjuntak saat dikonfirmasi Media melalui telepon selular, Senin 19-12/2022 membenarkan proyek tersebut hari ini telah dalam masa akhir pengerjaan/selesai.

Dalan Simanjuntak menjelaskan ada beberapa faktor keterlambatan masa kerja proyek, yaitu faktor diluar kemampuan kemampuan Kontraktor,Disain dan perencanaan, peralatan,tenaga kerja,kondisi dan lapangan, material dan faktor pelaksanaan dan hubungan kerja.

Menurut informasi yang saya terima,kendala proyek tersebut ada pada penyedia Aspal Mixing Plant (AMP),tetapi itu bukan menjadi suatu alasan untuk kita.

Mengacu pada Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang denda keterlambatan pekerjaan dengan sanksi kepada penyedia/kontraktor dikenakan 1 0/00 (Satu Permil) dari nilai bagian kontrak untuk setiap hari pekerjaan.

Tetapi sebagaimana ketentuan yang tertuang dalam pasal 56 ayat (2), bahwa apabila PPK memberi kesempatan kepada penyedia yang terlambat menyelesaikan pekerjaan akibat kesalahan penyedia dan PPK berkeyakinan bahwa penyedia mampu menyelesaikan pekerjaan, maka kedua belah pihak akan menandatangani perpanjangan waktu kontrak dengan dikenakan denda keterlambatan senilai 1 0/00 (Satu Permil) dari nilai kontrak atau nilai bagian kontrak, yang mana perhitungan pengenaan denda dari nilai kontrak sebelum Pajak Pertambahan Nilai ( PPN) sebagaimana ketentuan dalam pasal 79 ayat (4) dan (5)

“Yang pastinya, dalam hal ini pihak Rekanan/Kontraktor akan kita kenai sanksi sesuai ketentuan’ucap Kadis PUPR mengakhiri.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *