Jaga Stabilitas BBM Jelang Rencana Kenaikan Harga,Polres Taput Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.

Jaga Stabilitas BBM Jelang Rencana Kenaikan Harga,Polres Taput Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral.
SHARE
40 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id

Kenaikan Harga BBM berskala Nasional akan diberlakukan sebentar lagi oleh Pemerintah.

Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi SIK.MH, pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang melibatkan Bagian perekonomian Setdakab Taput, Dinas Pertanian, Dinas Perindag, Pengawas SPBU Se Kabupaten Taput serta PJU dan Kapolsek se jajaran Polres Taput, dalam menyikapi rencana kenaikan harga BBM, Rabu, 31 Agustus 2022 di Aula Tribrata Polres Tapanuli Utara.

Rapat bertujuan untuk menyamakan persepsi menjaga stabilitas kebutuhan BBM saat pembatasan BBM Bersubsidi akibat kondisi keuangan negara dan wacana kenaikan harga BBM.

Rapat Koordinasi lintas Sektoral di Aula Tri Brata Polres Taput.

Kepada peserta rapat Kapolres menyampaikan untuk bersama-sama memetakan jumlah konsumsi BBM dan jumlah yang masuk,dan juga kesepakatan terkait siapa yang berhak menerima dan tidak yang harus segera ditentukan.

“Saya minta untuk Reskrim dan Intel, bagi yang tidak sesuai dengan kesepakatan agar di proses hukum,juga kepada para Kapolsek supaya melaporkan kepada pihak SPBU terkait pelaksanaan pengamanan dan pengawasan kegiatan,pihak yang menerbitkan rekomendasi dapat menghitung jumlah estimasi yang dibutuhkan pemohon,tetap fokus dalam menyelesaikan permasalahan yang lebih besar selanjutnya beralih ke hal yang lebih minor.”ucap Kapolres.

Kabag Ekonomi Setdakab Taput Tutur Simanjuntak menyampaikan bahwa hingga akhir Juli 2022, tingkat konsumsi BBM sudah melebihi target bulanan, sehingga diperkirakan kondisi tersebut mengharuskan penambahan pemakaian BBM hingga akhir tahun yakni sebesar 21% dari alokasi,sementara sesuai ketentuan Pertamina dalam pelayanan BBM bersubsidi yang melarang pengisian jerigen untuk diperjual belikan kembali.

“Kami telah menyurati pihak Pertamina agar lebih melonggarkan ketentuan tersebut untuk pelayanan masyarakat yang berada di pelosok daerah.”jelas Tutur

Menurut Tutur,Ada 5 OPD yang berhak menerbitkan rekomendasi pengisian BBM di dalam wadah, yakni Dinas KoPerindag,Dinas Ketapang dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial.

“Harapan kita, pihak SPBU melayani warga yang menggunakan surat rekomendasi dengan tegas dan sesuai dengan permintaan harian sesuai surat, serta memberikan informasi saat timbul kendala di lapangan” pungkasnya.

Di sisi yang sama, pengawas SPBU meminta agar Polsek/Bhabinkamtibmas menghimbau masyarakat yang menjual ketengan untuk tidak memperjual-belikan kembali.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *