4 Hari Dinyatakan Hilang,Johan Lumban Toruan Ditemukan Meninggal Hanyut di Sungai.

4 Hari Dinyatakan Hilang,Johan Lumban Toruan Ditemukan Meninggal Hanyut di Sungai.
SHARE
55 views

 

Taput.tapanuli.goosela.co.id

Empat hari dinyatakan hilang dan diduga hanyut ,Johan Lumbantoruan (31) warga Desa Sigumbang Kecamatan Siborong-borong Kabupaten Taput ditemukan tewas di Sungai Sidoras dekat ladang milik korban,Selasa 30-8/2022.

Diketahui, korban yang bekerja sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan di Dinas Pertanian Taput berangkat dari rumah menuju ke ladang miliknya untuk melihat kerbau nya dengan mengendarai sepeda motor pada hari sabtu 27-8/2022 sekira pukul 15.00 wib.

Tiba di jalan menuju ladangnya,korban memarkirkan sepeda motornya lalu menuju ladangnya melewati jembatan kayu/titi sungai Sidoras yang saat itu airnya meluap dan mengalir deras.

Menurut keterangan salah seorang saksi yaitu Magdalena Sihombing (54) warga Dusun Parasioran Desa Sigumbang Kecamatan Siborong-borong menjelaskan awal kecurigaannya karena hingga hari Minggu 28-8/2022 sepeda motor korban tetap parkir di jalan tersebut,lalu menceritakan kepada tetangganya dan orang tua korban yaitu Abidan Lumbantoruan ( 65 ),namun orang tua korban tidak curiga karena korban sering tak pulang ke rumah saat bepergian karena status korban masih lajang.

Sampai hari senin tanggal 29 Agustus,korban tidak pulang ke rumah,sehingga orang tua korban melakukan pencarian bersama dengan masyarakat sekitar ladang nya dan juga kepala desa.

curiga kalau korban hanyut ke sungai karena jembatan kayu di sungai tersebut ada yang patah,segera menghubungi polsek Siborong-borong.

Mendapat laporan,Kapolsek Siborong-borong bersama Danramil, Camat,BPBD dan basarnas melakukan pencarian di sekitaran sungai.

Namun pencarian hingga malam hari tidak mendapatkan hasil,lalu diputuskan untuk melanjutkan pencarian esok harinya.

Selasa,30-8/2022 Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Taput Bonggas Pasaribu membagi tim menjadi tiga,dua tim menyisir di sungai Sidoras dan satu tim mencari di areal darat.

sekitar pukul 09.00 wib, korban akhirnya di temukan di sungai dengan kondisi sudah meninggal dunia dan tubuh sudah mengalami pembengkakan.

Tim bersama masyarakat segera mengevakuasi korban dari sungai dengan menggunakan kantong jenazah dan dilakukan Visum.

Saat hendak dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi,keluarga korban menolak dan meyakini kematian korban murni karena hanyut dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *