3 unit Rumah Semi Permanen Ludes dan 1 unit dibongkar Paksa Saat Peristiwa Kebakaran di Tarutung.

3 unit Rumah Semi Permanen Ludes dan 1 unit dibongkar Paksa Saat Peristiwa Kebakaran di Tarutung.
SHARE
471 views

 

Taput-tapanuli.goosela.co.id

Tiga rumah semi permanen ludes terbakar dan satu rumah dibongkar paksa saat terjadi kebakaran hebat di air panas Hutabarat kelurahan Partali Toruan kecamatan Tarutung kabupaten Tapanuli Utara,Rabu 13 Juli 2022 yang terjadi sekira pukul 16:45 Wib.

Kapolres Taput AKBP Johanson Sianturi SIK. MH Melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing kepada Media ini membenarkan dan menjelaskan kronologi peristiwa kebakaran tersebut.

Rumah yang terbakar tersebut milik Jakkon Silaban (53) sebanyak 3 unit,sedangkan rumah yang dibongkar paksa adalah milik Asima Nainggolan(40)

Berdasarkan keterangan saksi Cristina Hutabarat (49 ) istri dari Jakkkon Silaban menjelaskan bahwa api bersumber dari belakang rumah dari salah satu kamar belakang miliknya.

Saksi yang saat itu sedang berada di rumah tinggalnya melihat api yang berjarak tiga kamar ke belakang rumahnya.
Kemudian saksi berteriak minta tolong dan didengar menantunya Erikson Nainggolan (40) yang angsung keluar dari rumah kedua milik mertuanya karena saat itu sedang datang berkunjung dari Kabupaten Samosir.

Warga yang mendengar teriakan saksi berdatangan dan mencoba memadamkan api, namun tapi semakin membesar.

Ketiga rumah yang terbakar posisinya sangat rapat dan dingdingnya terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat merambat dan menghanguskan rumah beserta isinya.

Sedangkan satu rumah terpaksa dibongkar untuk menghindari penyebaran api.
satu jam kemudian, mobil damkar pemkab taput pun tiba dilokasi kejadian sehingga api bisa dipadamkan dan tidak merembes ke rumah lain.

Saksi CH menjelaskan bahwa ketiga rumahnya yang ludes terbakar hanya satu unit yang ditempati , sedangkan yang 2 unit tidak ada yang menempati dan hanya di buat untuk tempat persinggahan anak-anaknya ketka datang berkunjung.

Sedangkan rumah milik Asima Nainggolan yang dibongkar paksa,saat kejadian tidak ada penghuni karena baru ditinggalkan pengontrak.

” Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan Rp 300.000.000 ( Tiga Ratus Juta Rupiah ) dan saat ini tim Inafis sedang melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut secara pasti”pungkas Baringbing.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *