Sempat Buron,Pelaku Penganiaya IRT di Tarutung,Diringkus Sat Reskrim Polres Taput

Sempat Buron,Pelaku Penganiaya IRT di Tarutung,Diringkus Sat Reskrim Polres Taput
SHARE
1,073 views

 

Taput-tapanuli.goosela.co.id

Sempat jadi Buronan Polisi setelah lima hari melarikan diri,tersangka penganiaya seorang ibu rumah tangga bernama Stevy Simanjuntak (30) warga Kelurahan Partali Toruan kecamatan Tarutung-Taput,akhirnya berhasil di ringkus sat reskrim Polres Tapanuli Utara dari tempat persembunyian nya di Kecamatan Onang Ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan,Jumat 19 Februari 2022.

Tersangka atas nama James Adi Sitompul (25) warga Desa Tapian Nauli Kecamatan Onan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah,melakukan penganiayaan terhadap korban SS pada Senin 14 Februari 2022 sekitar pukul 21.00 wib di rumah korban.
Saat penganiayaan terjadi,korban sedang sendiri dirumah dikarenakan suaminya sedang tugas jaga malam.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP. Ronald F. C Sipayung.SH. SIK. MH melalui Kasi Humas Aiptu W. Baringbing kepada Media ini membenarkan perihal penangkapan tersangka.

Baringbing menjelaskan bahwa setelah ditangkap,tersangka mengakui JAS tega menganiaya korban SS dengan cara menusuk korban menggunakan pisau sebanyak tiga kali karena sakit hati nomor HP tersangka di blokir korban sehingga tidak bisa dihubungi.

Tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai supir di salah satu toko di Siborong-borong tersebut, kepada penyidik menceritakan bahwa pada hari Senin tanggal 13 Februari 2022,tersangka menghubungi korban melalui Selular dan mengatakan bahwa Tanggal 14 Februari 2022 adalah hari ulang tahun korban dan ingin merayakan bersama di Tarutung.

Namun korban menolak dan langsung memblokir nomor HP tersangka.
Tanggal 14 Februari, tersangka kembali menghubungi korban melalui selular dengan menggunakan nomor baru,setelah sempat bicara,korban kembali memblokir nomor tersebut.

Atas perlakuan tersebut,tersangka merasa tersinggung dan mendatangi rumah korban hari itu juga dari tempat kerjanya Siborong-borong dengan menggunakan sepeda motor dan mempersiapkan sebilah pisau terlebih dahulu.

“Sebelum bertindak, tersangka terlebih dahulu memonitor situasi,tepat pukul 21.00 wib tersangka menggedor-gedor pintu rumah korban” ucap Baringbing.

Dilanjutkannya,setelah korban membuka pintu tersangka langsung menikam perut korban sebanyak dua kali dan punggung korban satu kali.
Melihat korban SS sudah tumbang bersimbah darah, tersangka lalu melarikan diri.
Tetangga yang melihat korban terkapar bersimbah darah langsung melarikannya ke RSUD Tarutung.

Pada hari pertama pelariannya,pelaku melarikan diri ke kampung halamannya di Onan Tungka,dirasa kurang nyaman,pelaku berangkat ke daerah Barus Tapanuli Tengah,dan terakhir bersembunyi di Kecamatan Onan-ganjang Kabupaten Humbang Hasundutan.

Tersangka saat digiring Petugas ke Polsek Onan ganjang. 

Petugas telah mengetahui pergerakan tersangka,namun saat di Onang Ganjang tersangka bersembunyi di hutan dan meninggalkan sepeda motor nya di pinggir jalan.

Hari Jumat 19 Februari 2022,tersangka berhasil di tangkap dari hutan tempat persembunyian nya.

“Saat ini tersangka sudah di tahan dan di jerat dengan pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,sedangkan korban masih dalam perawatan di RSUD tarutung untuk pemulihan kesehatan” Pungkas Baringbing.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *