Polres Taput Bersama Disperindag Operasi Pasar Kelangkaan Minyak Goreng dan Pelanggaran HET.

Polres Taput Bersama Disperindag Operasi Pasar Kelangkaan Minyak Goreng dan Pelanggaran HET.
SHARE
340 views

 

Taput-tapanuli.goosela.co.id

Kelangkaan Minyak goreng belakangan ini telah menyebar hampir diseluruh wilayah negara Republik Indonesia,dan di beberapa daerah ada kedapatan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan Penimbunan untuk meraup keuntungan pribadi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi di wilayah kabupaten Tapanuli Utara, Kepolisian Resor Taput bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan  laksanakan operasi pasar terkait kelangkaan minyak goreng sawit dan penyetaraan Harga Eceran Tertinggi sesuai Permendag nomor 6 tahun 2022.

Dalam operasi pasar yang dilaksanakan Senin 21 Februari 2022 tersebut,Kanit Ekonomi Polres Taput Ipda Pol.Gaung Wira bersama anggota dan juga Kabid Perdagangan Disperindag Taput Sandro Sinaga bersama anggota turun langsung ke lapangan dengan target operasi yaitu Pasar Tradisional,Mini market dan toko/kios penjual Minyak goreng sawit jenis curah,kemasan sederhana dan premium untuk memastikan stabilitas kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dan HET yang berlaku.

Sasaran pertama adalah Mini market Indomaret Huta-baginda Tarutung dan Alpa midi yang ada di dekat Terminal Madya Tarutung, Tim operasi menemukan tidak adanya ketersediaan minyak goreng dalam toko maupun dalam gudang penyimpanan.
Pihak Manager Indo maret dan Alpa midi saat dipertanyakan oleh tim operasi melalui selular dan secara langsung menjawab bahwa stok minyak goreng berkurang saat ini disebabkan berkurangnya pasokan dari produsen sedangkan permintaan masyarakat atau konsumen meningkat.

“Hasil sidak atau operasi kita hari ini di beberapa target lokasi menemukan tidak adanya penimbunan, tetapi kurangnya pasokan dari produsen ke penyalur”ucap Ipda Pol.Gaung Wira saat dikonfirmasi Media ini.

Tim operasi pasar sidak di Indomaret Huta-baginda Tarutung.

Dilanjutkannya,operasi pasar ini akan tetap dilanjutkan secara kontinyu,untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

“Kita harapkan kerjasamanya rekan rekan Wartawan agar cepat melaporkan apabila melhat atau mengetahui adanya oknum oknum yang memanfaatkan situasi atau melakukan tindakan ilegal terkait kelangkaan minyak goreng saat ini”pungkasnya.

Terkait Harga Eceran Tertinggi sesuai Permendag nomor 6 tahun 2022,Kabid Perdagangan Sandro Sinaga menjelaskan bahwa dinas Perindag telah melakukan sosialisasi tentang penyetaraan HET di beberapa pasar,seperti Tarutung dan Siborong-borong.

“Secepatnya,kita akan melakukan sosialisasi HET di beberapa pasar lainnya”ujar Sandro.

Distributor Minyak Goreng Kemasan premium bermerek Salvaco yang dikelola oleh Perusda Pertanian Taput juga turut dalam target tim operasi pasar dengan mendatangi langsung ke kantor dan juga gudang penyimpanannya.

Direktur Perusda Pertanian Janpieter Lumban toruan kepada tim operasi mengakui bahwa Perusda pertanian Taput adalah distributor minyak goreng kemasan Premium bermerek Salvaco untuk 4 Kabupaten,namun yang aktif sampai sekarang hanya 2 kabupaten yaitu Taput dan Toba.

Tim operasi pasar sidak dikantor Perusda Pertanian Taput.Ditanyai mengenai Pasokan dari produsen dan cara penyalurannya.

“Kita mendapatkan 1600 dus per Minggu dari produsen,dan telah kita minta untuk ditambahkan untuk bisa turut mengatasi kelangkaan,dan mengenai cara penyalurannya adalah melalui kelompok UMKM dan secara langsung kepada penyalur dan masyarakat” Terang Janpieter.

Terpantau Media ini,gudang penyimpanan Minyak Goreng kemasan milik Perusda Pertanian Taput juga mengalami kekosongan.

G-BOBLUIS

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *