Proyek Abal-Abal di Taput,Bangunan Parit Usia 3 Bulan Sudah Hancur.

Proyek Abal-Abal di Taput,Bangunan Parit Usia 3 Bulan Sudah Hancur.
SHARE
711 views

 

Taput-tapanuli.goosela.com

Parit buangan ke sungai Sigeaon Tarutung,kabupaten Tapanuli Utara atau tepatnya di samping jembatan kota Tarutung merupakan Proyek paketan Jalan,Jembatan dan bronjong yang bersumber dari APBN yang di fasilitasi Dinas PUPR provinsi Sumatera Utara.

Dikerjakan oleh rekanan PT. Fifo Utama yang berkantor di Hutatoruan IV kecamatan Tarutung, Parit buangan yang baru berusia 3 (tiga) bulan tersebut sudah hancur.

Hal tersebut disoroti LSM Lembaga Pemantau dan Pemerhati Pembangunan Daerah/LP3D Tapanuli Utara yang diketuai Rahlan Sanrico Lumban Tobing.

Kepada Media ini,Kamis 9-12/2021 Rahlan menjelaskan bahwa mutu atau kwalitas bangunan Parit tersebut jelas diragukan.
“Masa bangunan baru berusia 3 bulan sudah rusak berat” Ucap Rahlan.

Poin kedua lanjutnya,kurangnya pengawasan dari Pejabat Pembuat Komitmen/PPK.
“Jelas PPK nya kurang pengawasan,jika pengawasan dilakukan segera kontinyu, tentu hal tersebut tidak terjadi,untuk itu kita minta agar bangunan parit tersebut segera diperbaiki”pungkas Rahlan.

Masyarakat yang berjualan di sekitar Parit buangan mengeluhkan bau tak sedap yang timbul dari kotoran dan sampah yang tersangkut / tidak terbuang langsung ke sungai.

Tumpukan sampah tersangkut dan mengeluarkan bau tak sedap dikeluhkan warga sekitar

Saor Samosir yang berdinas di PUPR provinsi Sumut saat dihubungi Media ini melalui aplikasi Whats App mengakui bahwa proyek Parit buangan tersebut adalah dalam pengawasan nya.
“Ya betul, saya adalah PPK nya dan telah memberitahukan hal kerusakan Parit tersebut kepada pihak rekanan dan mereka berjanji segera memperbaikinya”balas Saor.

G-BOBLUIS

 

Admin Tapanuli.goosela.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *